Setelah sekian lama dan menjalani berbagai ujian yang menegangkan sekaligus mengharukan akhirnya aku bisa liburan. Tepatnya setelah aku selesai ujian remidi Biokimia tanggal 4 Juni 2010 hari Jumat di ruang BIO 205. Jadi hari itu setelah keluar ruangan aku sama anak-anak pada masang muka bego sebego-begonya, serasa cuci otak pake Sunligh ditambah Bukrim terus digosok pake abu gosok dan dibilas pake air keras. Sesaat kami merenungi nasib di depan gedung Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang yang dibanggakan. Tiba-tiba aja Erma (nama samaran) langsung kalap dan menangis, suasana chaos dan mengharu biru.
Setelah kejadian tadi aku langsung pulang ke kosan dan menetralisir suasana hati dengan ngedengerin kicauan kenari seharga Rp. 170.000,00 yang suaranya aduhai amboi rasanya. Barang – barang yang mau dibawa pulang udah selesai aku pack dan rencananya sih naik bus, tapi akhirnya gag jadi dan nebeng sama Imam temen satu kosan naik motor. Berangkat jam 15.30 WIB lewat jalan Malang – Bendungan Lahor – Selopuro – Kanigoro – Blitar – Tulungagung – Trenggalek dan sampai rumah jam 18.40 WIB (ya sekitar tiga jam tanpa berhenti). Selama perjalanan ini kita beberapa kali bersinggungan dengan Aremania yang berjalan ke arah yang berlawanan.
Waktu itu memang ada acara makan gratis di stadion Gajayana dan ada acara Kickfest di lapangan Rampal, jadi rame banget Malang. Aremania ini ada yang bawa bendera Arema Indonesia (mungkin buat euforia); bawa syal (Malang kan dingin kalau malem); bawa tikar (buat duduk di lapangan nanti); bawa anak – istri (buat nemenin, di rumah sengaja gag masak soalnya); bawa pacar (biar kelihatan gimana gitu..); bawa tongkat, bambu, kayu (mungkin kalau pas menunya mie kan bisa dibuat sumpit). Sampai di bendungan Lahor kita keujanan padahal pengin berhenti buat istirahat sebentar (di sini adalah spot buat para biker buat istirahat menikmati sunset). Untungnya masuk Tulungagung sudah terang dan perjalanan pulang yang cukup melelahkan ini sedikit terobati dengan cuaca yang cerah sampai menginjakkan kaki di depan rumah.
Tidak ada komentar on "Perjalanan Menuju Liburan"